Undang-undang
simbur tjahaja
perobahan baharu menurut ketetapan jang
diputuskan dalam permusjawaratan utusan-
utusan Kepala-Kepala anak Negeri pada
tanggal 2 sampai 6 september 1927
dipalembang
BAB KE SATU
ADAT BUDJANG GADIS DAN KAWIN
Pasal. 1
Jikalau budjang gadis hendak kawin misti orang tua budjang dan orang tua gadis memberi tahu pasirah atau kepala dusun, itulah “Terang” namanja dan budjang bajar adat terangnja itu “upah tuah” atau upah batin 3 ringgit
Dan 1 1/2 (satu setengah) ringgit pulang kepada Pasirah (amit penutup surat2) dan 11 ringgit pulang kepada kepala dusun dan satu ringgit (djuru namanja) pada penggawa-penggawan. (Bersambung…)
